Apa Itu Smart City? Ini Elemen Utama dan Tantangan Penerapannya

Apa Itu Smart City? Ini Elemen Utama dan Tantangan Penerapannya

Pernahkah Anda mendengar istilah smart city? Istilah ini sangat erat kaitannya dengan konsep teknologi modern. Smart city adalah suatu wilayah kota yang sudah mengintegrasikan teknologi informasi serta komunikasi di tata kelola sehari-harinya. Banyak hal juga yang harus dipersiapkan agar suatu kota bisa menerapkan teknik serba modern ini.

Definisi Smart City

Pengertian smart city sudah dijelaskan pada penjelasan di atas. Memang benar bahwa konsep kota tersebut serba modern dan menerapkan berbagai teknologi modern dalam menjalankan banyak kegiatan bahkan hampir seluruhnya. Tujuan dari penerapan konsep ini adalah untuk meningkatkan efisiensi, memperbaiki layanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan.

Dalam upaya pengembangan kota yang serba modern ini, Anda akan mendapatkan berbagai keuntungan. Integrasi teknologi dalam tata kelolanya sangat memukau dan membuat semua hal dapat terpenuhi secara praktis. Jaringan perangkat elektronik juga bisa saling terhubung serta mampu mengirim data dengan cepat. Campur tangan manusia sangat minim di sini.

Elemen dalam Smart City

Terkait dengan konsep kota modern dalam smart city, banyak hal penting yang menjadi elemen penyusunnya. Jadi, konsep teknologi yang diterapkan mempunyai banyak hal yang perlu diketahui agar dapat menyusun konsep modern yang dapat diandalkan. Konsep modern ini tentu saja tidak bisa lepas dari koneksi telekomunikasi di dalamnya.

Konsep modern ini sangat didukung untuk mewujudkan nilai fungsi tinggi untuk mengefektifkan jalannya kegiatan. Dalam hal ini, terdapat internet of things (IoT) yang sangat berguna untuk mewujudkan konsep modern yang sangat vital. Perangkat IoT ini berkemampuan mengirim informasi serta melakukan tindak lanjut lewat jaringan.

Menurut Solution Architect Ericsson Indonesia, Hilman Halim, untuk membentuk jaringan IoT tersebut, diperlukan tiga elemen utama di antaranya adalah perangkat fisik, jaringan internet, serta aplikasi. Ketiga elemen ini saling bersinergi untuk mendapatkan jaringan yang kuat dan terkoneksi untuk menjalankan beragam sistem yang memudahkan kegiatan manusia.

Setelah memenuhi ketiga elemen tersebut, sejumlah perangkat dapat dikustomisasi dan sesuai dengan kebutuhan manusia. Persiapan dan pengontrolan dalam pembangunan IoT memang sangat diperlukan agar dapat membangun instalasi jaringan yang berkualitas tinggi. Kualitas dalam konsep modern ini berfungsi sebagai acuan dalam membangun konsep bersinergi.

Tantangan Penerapan Smart City

Implementasi IoT yang merupakan konsep utama dari smart city tentu sangat dibutuhkan kelancarannya.  Anda harus mengupayakan berbagai hal agar mampu menerapkan konsep ini secara nyata. Penerapan instalasi jaringan serba canggih ini juga diperlukan menghadapi tantangan yang ada. Tantangan ini sesuai dengan kondisi suatu kota tersebut.

Pada umumnya, kota besar adalah kota yang sudah menerapkan konsep jaringan serba modern ini. Teknologinya juga pas untuk diterapkan dalam tata kota yang modern. Pasalnya, penggunanya juga orang modern dengan tingkat hidup menengah ke atas. Pemahaman tentang teknologi juga menjadi konsen dalam pemakaian sistem jaringan yang serba modern.

Meskipun demikian, perkembangan smart city semakin meningkat seiring dengan dibutuhkannya kinerja yang efisien. Nilai praktis juga berkembang dengan konsep ini. Selain kemampuan pemahaman teknologi dari pengguna dan pemasang instalasi, tantangan penerapannya adalah biaya yang dibutuhkan dalam pemasangan. Harus ada alokasi dananya.

Setelah sudah memetakan dana yang dibutuhkan, diperlukan juga pemenuhan pusat data yang akan meng-cover semua data yang dibutuhkan sistem. Hal tersebut merupakan tantangan yang harus dipenuhi demi terciptanya instalasi modern yang terbaik.

Langkah terakhir adalah persiapan para pengguna yaitu masyarakat terhadap konsep digitalisasi ini dengan sosialisasi dan demo cara penggunaannya. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola.Contoh sistem smart city yang sudah ada saat ini adalah smart parking, smart lighting, smart electricity, waste management, dan lain sebagainya.

Pelayanan terhadap masyarakat kota tentu saja lebih optimal dengan konsep smart city. Dalam kasus ini, hal paling krusial adalah pengelola harus mempersiapkan kemampuan masyarakat untuk mengoptimalkan fungsi teknologi modern tersebut.

Dukungan konsep smart city ini juga tak lepas dari pengadaan instalasi lewat Lintasarta yang bisa membantu menyediakan layanan jaringan IoT yang bersinergi optimal. Pihak jasa ini juga sudah berpengalaman di bidangnya.

shares